Selain serangan rudal dari Iran, media Israel juga mengonfirmasi bahwa pasukan Houthi di Yaman dan gerakan Hezbollah di Lebanon telah menembakkan rudal dan roket ke arah wilayah Israel.
Sebaliknya, angkatan udara Israel telah melakukan pemboman terhadap berbagai sasaran pemerintah Iran pada Sabtu (4 April), termasuk pabrik-pabrik kimia di wilayah selatan Iran. IDF menyatakan bahwa serangan tersebut telah menghentikan seluruh aktivitas di pusat pengolahan kimia strategis Iran.
Mengenai perkembangan konflik ke depan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Sabtu malam (4 April), menyatakan bahwa negara ini akan terus melancarkan serangan kuat terhadap Iran. Sementara itu, seorang pejabat tinggi Kementerian Pertahanan Israel menegaskan bahwa militer Israel sedang menunggu sinyal dari pemerintah Amerika Serikat untuk menyerang fasilitas energi Iran. Pernyataan tersebut disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump, pada hari yang sama menyatakan bahwa “dalam waktu yang tidak lama lagi”, Amerika Serikat dapat dengan mudah membuka kembali Selat Hormuz.
Vietnamese
中文
日本語
한국어
Français
Русский
Deutsch
Español
Bahasa Indonesia
ไทย
ພາສາລາວ
ខ្មែរ
