Dalam pidato yang mendapat perhatian di Konferensi tahunan Kebijakan Ekonomi Jackson Holen di Negara Bagian Wyoming, Powell memberitahukan bahwa bahaya kehilangan lapangan kerja sedang meningkat pada latar belakang pasar tenaga kerja sedang berada di situasi “keseimbangan yang jarang ada” ketika permintaan dan penawaran sedang berlambat secara berarti. Dia juga memperingatkan bahwa dampak tarif terhadap harga konsumsi akan menjadi lebih serius pada beberapa bulan mendatang.

Menurut dokumen sidang pada akhir bulan Juli yang baru saja diumumkan, mayoritas pejabat Fed menilai bahwa krisis inflasi lebih besar dibandingkan dengan bahaya pengurangan lapangan kerja akibat dampak dari berbagai taraf tarif yang dikenakan Pemerintah Presiden Donald Trump. Komite Pasar Federal yang terbuka (FOMC) telah memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di taraf 4,25-4,50 persen, tanpa memperdulikan tekanan Gedung Putih.