Selain menghadiri sidang tersebut, Tran Thanh Man juga akan melakukan sejumlah kegiatan bilateral di Turki serta melakukan kunjungan resmi ke Republik Italia dari tanggal 11 hingga 17 April 2026. Melalui partisipasi dalam IPU-152, Vietnam menunjukkan perannya sebagai anggota aktif dalam forum parlemen multilateral, dengan terus secara proaktif memberikan kontribusi, berdiskusi, berbagi pengalaman, serta mengajukan berbagai inisiatif untuk mengatasi tantangan bersama dalam konteks situasi dunia saat ini. Kunjungan ini sekaligus bertujuan untuk memperkokoh hubungan kerja sama persahabatan tradisional dengan Turki dan Italia.
Ditengah momentum Vietnam yang baru saja menyelesaikan berbagai agenda politik penting, kunjungan kerja Ketua MN Tran Thanh Man merupakan langkah konkret untuk mewujudkan kebijakan peningkatan posisi negara, sekaligus mempertegas peran MN dalam keseluruhan diplomasi modern Vietnam.
Aktif melakukan integrasi internasional secara komprehensif, intensif dan ekstensif
Dengan tema “Menghidupkan harapan, menjamin perdamaian dan membela keadilan untuk generasi-generasi di kemudian hari”, IPU-152 fokus mendiskusikan langkah-langkah menangani berbagai tantangan bersama dan menetapkan masa depan yang berkelanjutan.
Menurut itu, Ketua MN akan menyampaikan pidato penting, berbagi visi Vietnam mengenai masalah-masalah global dan regional, sekaligus merekomendasikan solusi-solusi aksi konkret untuk mendorong kerja sama parlementer agar turut menjaga perdamaian dan stabilitas serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan di seluruh dunia. MN Vietnam akan bersama-sama dengan parlemen negara-negara mendiskusikan proses meningkatkan efisiensi legislasi, mengawasi dan mendorong kerja sama multilateral untuk merealisasikan target-target bersama.
Sejak menjadi anggota IPU pada tahun 1979, MN Vietnam selalu menjadi anggota yang aktif dan bertanggung jawab. MN Vietnam telah beberapa kali memegang posisi kepemimpinan dalam berbagai mekanisme IPU. Kontribusi MN Vietnam pun mendapat apresiasi tinggi dari Badan Sekretariat dan para anggota IPU. Sekretaris Jenderal IPU Martin Chungong pernah menilai:
“Mengenai hubungan antara IPU dan Vietnam, dapat ditegaskan bahwa kerja sama telah berkembang tanpa henti. Selama bertahun-tahun, saya telah mengamati banyak proyek dari MN Vietnam. Sebagai contoh, di bidang teknologi informasi, MN Vietnam dianggap sebagai pelopor dalam mengintegrasikan sistem penyimpanan dokumen hukum ke dalam situs web. Inisiatif pemanfaatan informasi dari MN Vietnam merupakan pelajaran berharga bagi parlemen negara-negara lain”.
Melalui mekanisme kerja sama IPU, Vietnam memiliki kesempatan untuk merujuk pada pandangan negara-negara lain mengenai berbagai isu internasional, menyuarakan pandangan nasional terkait isu-isu yang menjadi perhatian bersama, serta berkontribusi dalam meningkatkan posisi MN pada khususnya dan Vietnam pada umumnya di panggung internasional.
Mantan Wakil Ketua Komisi Pertahanan, Keamanan, dan Hubungan Luar Negeri MN, Don Tuan Phong, dalam kunjungan mendampingi Ketua MN Tran Thanh Man menghadiri IPU-151 di Swiss pada Oktober 2025, menegaskan:
“MN Vietnam telah berpartisipasi secara penuh, aktif, dan bertanggung jawab dalam semua kegiatan utama Uni Parlemen Dunia, khususnya dalam Sidang-sidang Umum. Dalam Sidang Umum kali ini, Vietnam juga telah memberikan berbagai kontribusi dan mengajukan banyak inisiatif dalam upaya bersama Uni Parlemen Dunia maupun parlemen negara-negara lain, terutama dalam mendorong perdamaian, kerja sama, dan pembangunan, di antaranya pendorongan target-target pembangunan berkelanjutan”.
Pada Forum IPU-152 kali ini, Vietnam juga menyampaikan pesan tentang sebuah negara yang sedang memasuki era baru, dengan berbagai pencapaian gemilang dalam pembangunan sosial-ekonomi. Dalam era ini, masyarakat senantiasa ditempatkan sebagai pusat, sekaligus menjadi tujuan utama dan penggerak dari seluruh kebijakan pembangunan.
Mendorong kerja sama dengan Turki dan Italia
Di sela-sela Sidang Umum IPU-152, Ketua MN Tran Thanh Man juga dijadwalkan melakukan sejumlah kegiatan bilateral di Turki, yang merupakan salah satu mitra penting Vietnam di kawasan Timur Tengah. Dalam kerangka hubungan Vietnam - Turki, kerja sama antarparlemen kedua negara terus berkembang secara positif melalui pertukaran delegasi, pertemuan, dan konsultasi di berbagai forum antarparlemen yang diikuti oleh kedua negara.
Sementara itu, kunjungan ke Republik Italia, menandai babak baru dalam hubungan diplomatik yang telah dibangun sejak tahun 1973 dan hubungan Kemitraan strategis sejak tahun 2013. Kerja sama kedua negara berkembang secara efektif di seluruh bidang. Nilai perdagangan bilateral meningkat secara konsisten setiap tahun. Pada tahun 2025 mencapai sekitar 7,3 miliar USD, meningkat 6,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Italia merupakan mitra dagang terbesar ketiga Vietnam di Uni Eropa, dan Vietnam adalah mitra dagang terbesar Italia di ASEAN. Di sektor pariwisata, dalam strategi pengembangan pariwisata Vietnam, Italia ditetapkan sebagai salah satu pasar utama dengan potensi besar. Selain itu, Italia adalah negara yang memiliki banyak pengalaman dalam mengembangkan pariwisata yang dikaitkan dengan warisan budaya.
Di tengah momentum Vietnam yang baru saja menyempurnakan aparatur pemerintahan pasca pemilihan anggota MN angkatan XVI, kunjungan Ketua MN Tran Thanh Man untuk menghadiri IPU-152 serta melakukan kunjungan bilateral ke Turki dan Italia menegaskan peran, posisi, dan citra MN Vietnam di kancah internasional. Langkah ini memperkuat hubungan bilateral Vietnam dengan kedua negara yang memiliki posisi strategis di Eropa dan Timur Tengah, tetapi juga membuka banyak peluang di bidang perdagangan, investasi, dan pertukaran budaya. Lebih jauh lagi, kunjungan ini mendorong diplomasi parlemen sekaligus mempertegas komitmen Vietnam terhadap isu-isu global.
