Sebelumnya, AS telah mengirimkan gugus tugas kapal induk USS Abraham Lincol dan tiga kapal tempur yang dilengkapi dengan rudal jelajah Tomahawk ke Timur Tengah. Langkah ini dilakukan AS di tengah upaya negara ini memperkuat angkatan militer dengan skala besar guna meningkatkan tekanan terhadap Iran.

Presiden AS, Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa “sebuah armada raksasa” telah dikerahkan AS ke Timur Tengah. Ia juga menambahkan bahwa apabila negosiasi nuklir antara AS dan Iran tidak mencapai kesepakatan, AS kemungkinan besar akan melancarkan serangan ke Iran.

Menghadapi tekanan dan ancaman serangan yang semakin meningkat dari AS, pada hari yang sama, otoritas Iran secara berturut-turut mengirimkan pesan tegas dan menegaskan siap memberikan balasan secara kuat apabila diserang. Juru bicara Tentara Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia memperingatkan bahwa apabila diserang AS, Iran segera langsung menyerang pangkalan-pangkalan militer atau kapal induk AS di kawasan.