Direktur Badan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat (AS) diminta mengevaluasi kembali secara serius setiap dokumen permohonan kartu hijau dari pemohon berbagai negara.

Permintaan tersebut dikeluarkan setelah ada dua serdadu dari Pasukan Pembela Diri Nasional ditembak di dekat area taman Gedung Putih dan tersangka telah ditangkap. Kalangan otoritas AS memberitahukan bahwa tersangka adalah warga negara Afghanistan yang memasuki AS pada tahun 2021 melalui program pemukiman kembali dan kini dituduh menembak dua tentara AS.

Sejak kembali menjabat pada Januari, Presiden Donald Trump memperketat kebijakan imigrasi. Pada akhir bulan oktober lalu, ia menetapkan kuota hanya 7.500 pengungsi untuk tahun fiskal 2026, angka terendah dalam sejarah modern AS.