Kepala Badan Pengelolaan Bencana Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Asfandyar Khattak, mengonfirmasi bahwa setidaknya 150 orang di Kabupaten Buner masih hilang, mungkin terjebak di bawah reruntuhan atau teranjur dalam banjir. Sementara itu, di Kabupaten Shangla, puluhan orang juga dilaporkan hilang.

Warga melakukan upacara pemakaman untuk para korban banjir di Distrik Buner, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan, pada tanggal 16 Agustus 2025 (Foto: REUTERS/Stringer)

Banjir bandang menyebabkan sistem perlistrikan dan telekomunikasi di Buner mengalami kerusakan parah, mengakibatkan listrik padam dan komunikasi terganggu. Hujan deras yang berlangsung lama membuat pekerjaan pertolongan menjadi sangat sulit. Saat ini, sekitar 2.000 petugas pertolongan masih berjuang menghadapi hujan lebat dan lumpur setinggi lutut untuk mencari korban yang masih hidup.