Pihak berwenang hadir untuk segera memperingatkan kemungkinan banjir di Kota Hanoi. (Foto: VOV)

Di Kota Hanoi, pada Selasa pagi (7 Oktober), hujan deras disertai badai petir sehingga mengakibatkan banjir sebagian dengan skala besar. Guna menjaimin kelancaran drainase di daerah, Perusahaan Persero Drainase Kota Hanoi telah mengoperasikan seluruh stasiun pompa dengan kapasitas maksimum untuk menurunkan level air dalam sistem drainase. Bapak Phan Hoai Minh, Direktur Jenderal Perusahaan Persero Drainase Kota Hanoi, mengatakan:

“Kami telah memobilisasi secara maksimal kendaraan dan sumber daya manusia untuk berkoordinasi dengan unit-unti lain guna menjamin drainase, menanggulangi banjir di kota”.

Pusat Kecamatan Na Ri (Provinsi Thai Nguyen) terendam banjir. Semua siswa dievakuasi ke tempat aman. (Foto: Pusat Layanan Umum Na Ri)

Di Provinsi Thai Nguyen, Pemerintahan mengeluarkan peringatan banjir di sungai Cau yang mampu melampaui rekor banjir bersejarah pada tahun 2024, Komite Partai dan Komite Rakyat Provinsi Thai Nguyen telah meminta pasukan pencegahan dan penanggulangan supaya tetap bertugas 24/7 khususnya di area-area rawan; menyiapkan kendaraan, peralatan guna menjamin keselamatan jiwa dan harta benda warga serta menjaga stabilitas sistem tanggul di daerah ini. Bersamaan dengan itu, meminta unit-unit di seluruh wilayah supaya cepat mengambil langkah-langkah darurat untuk membantu warga yang terdampak tanah longsor dan banjir.

Hujan deras yang datang secara tiba-tiba, mengakibatkan bendungan Pabrik Hidrolistrik Bac Khe 1, Kecamatan Tan Tien, Provinsi Lang Son jebol

Pada Selasa sore (7 Oktober), hujan deras yang datang secara tiba-tiba, mengakibatkan bendungan Pabrik Hidrolistrik Bac Khe 1, Kecamatan Tan Tien, Provinsi Lang Son jebol. Juga di Provinsi Lang Son, pada pagi harinya, di beberapa kecamatan telah terjadi banjir sebagian. Puluhan rumah terkena dampak akibat tanah longsor, sejumlah titik lalu lintas terkikis dan beberapa jembatan, terowongan, dan jalan terendam banjir sebagian.