Pasukan pemelihara perdamaian PBB berpatroli di pinggiran Abyei, 16 September 2013. Foto: REUTERS

Misi PBB di Abyei (UNISFA) memberitahukan bahwa selain enam prajurit yang tewas, beberapa orang lainnya terluka, dan semua korban adalah warga Bangladesh.

Serangan ini dianggap sebagai serangan paling serius terhadap pasukan pemelihara perdamaian PBB di Sudan sejak merebaknya konflik berdarah yang menyebar di seluruh Sudan antara Tentara Nasional Sudan dan Pasukan Pendukung Cepat (RSF) pada 15 April 2023

Pemerintah Sudan telah mengeluarkan pernyataan untuk mencela serangan tersebut dan menuduh RSF berdiri di belakang insiden tersebut.