Dalam panggilan telepon bersama dengan Presiden Ukraina pada hari yang sama, para pemimpin Prancis, Jerman, dan Inggris menyerukan agar solusi konflik di Ukraina melibatkan partisipasi "penuh" Kiev, dan menyatakan bahwa setiap keputusan harus mendapatkan "konsensus" dari Eropa dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO). Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial setelah panggilan telepon tersebut, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky juga mengonfirmasi bahwa Kiev sedang mempelajari rencana perdamaian yang disusun oleh AS, dengan mengatakan bahwa rencana tersebut perlu "menjamin perdamaian yang nyata dan bermartabat" bagi Kiev.
Sementara itu, dalam sebuah wawancara radio pada hari yang sama (21 November), Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia ingin Presiden Ukraina memberikan umpan balik mengenai rencana damai 28 poin tersebut paling lambat 27 November. Namun, ia juga menyatakan bahwa batas waktu tersebut dapat diperpanjang agar Presiden Ukrainan dapat menyelesaikan persyaratannya.
