Dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah rapat, The Fed menyatakan bahwa indikator-indikator terbaru menunjukkan pertumbuhan aktivitas ekonomi AS melambat selama paruh pertama tahun ini. Sebelumnya, Fed menggambarkan pertumbuhan ekonomi AS yang“berlangsung dengan kecepatan yang solid”. The Fed mengulangi penilaiannya bahwa pasar tenaga kerja “masih kuat” dan inflasi “masih agak tinggi”.

Ketua The Fed, Jerome Powell, berbicara dalam konferensi pers pada tanggal 30 Juli 2025. (Foto: REUTERS/Jonathan Ernst)

Selama beberapa bulan terakhir, para pejabat Fed telah mempersiapkan diri terhadap kemungkinan meningkatnya tingkat pengangguran dan inflasi akibat kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Data yang dirilis pada hari Rabu (30/07) menunjukkan bahwa PDB AS tumbuh sebesar 3% pada kuartal II, setelah mengalami kontraksi sebesar 0,5% pada kuartal sebelumnya. Fluktuasi ini sebagian besar disebabkan oleh perusahaan-perusahaan yang mempercepat impor sebelum tarif diberlakukan. Namun, kriteria konsumen tumbuh pada laju paling lambat dalam beberapa kuartal berturut-turut sejak awal pandemi COVID-19.