Sebanyak 65% perusahaan menilai bahwa kondisi bisnis saat ini positif; dan angka ini diprediksi meningkat menjadi 69% pada Triwulan I tahun 2026

BCI Triwulan tahun 2025 melonjak tajam dari 13,5 poin menjadi 80,0 poin, menutup periode tujuh tahun yang dipengaruhi secara terus menerus oleh berbagai guncangan eksternal, mulai dari pandemi Covid-19 (tahun 2019) hingga ketegangan perdagangan global. Kenaikan ini mencerminkan perbaikan yang nyata dan merata, baik dalam penilaian perusahaan Eropa terhadap kondisi bisnis di Vietnam saat ini serta harapan positif mereka untuk periode mendatang. Sebanyak 65% perusahaan menilai bahwa kondisi bisnis saat ini positif; dan angka ini diprediksi meningkat menjadi 69% pada Triwulan I tahun 2026, menunjukkan bahwa optimisme terus menguat saat memasuki tahun baru.

Sebanyak 88% perusahaan menyatakan optimisme terhadap prospek perkembangan di Vietnam pada periode 2026–2030

Laporan tersebut juga mencatat bahwa 65% perusahaan Eropa memberikan penilaian positif, yang menunjukkan kinerja yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan awal. Presiden EuroCham, Bruno Jaspaert, menilai bahwa Vietnam sedang memasuki tahap transformasi struktural, secara bertahap menegaskan perannya sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan utama dalam perjalanan menuju posisi tiga besar ekonomi terkemuka di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Tidak berhenti pada optimisme jangka pendek, survei BCI Triwulan IV tahun 2025 menunjukkan kepercayaan yang sangat kuat dari komunitas perusahaan Eropa terhadap prospek jangka menengah Vietnam. Sebanyak 88% perusahaan menyatakan optimisme terhadap prospek perkembangan di Vietnam pada periode 2026–2030, dengan 31% di antaranya menyebut bahwa mereka “sangat optimis”. Jaspaert berpendapat bahwa dalam 5 hingga 7 tahun ke depan, apabila Vietnam mampu memanfaatkan dengan baik berbagai peluang yang ada. Negara ini akan menjadi sebuah “destinasi ideal”, bangkit memasuki “era emas” pertumbuhan dan transformasi.