Logo IAEA dan bendera Iran. Foto ilustrasi: REUTERS/Dado Ruvic |
Di depan kalangan pers di Ibu kota Teheran, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei memberitahukan bahwa sekarang tidak ada inspektur IAEA manapun yang berada di Iran, yang berarti bahwa kerja sama antara Iran dan IAEA sedang mengalami gangguan total.
Tentang kemungkinan memulihkan kerja sama Iran dengan IAEA, Baqaei menekankan bahwa langkah ini harus disahkan Parlemen Iran melalui undang-undang, sama dengan pengesahan undang-undang tentang penangguhan kerja sama Iran dengan IAEA, sebagai tanggapan atas diamnya IAEA terhadap serangan-serangan militer oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap basis-basis nuklir Iran pada bulan Juni lalu.
Sebelumnya, Teheran juga menuduh IAEA yang telah mengeluarkan laporan salah tentang program nuklir Iran, yang menjadi dalih bagi Israel dan Amerika Serikat untuk melancarkan serangan-serangan terhadap basis-basis nuklir Iran, satu anggota Traktat Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

