Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi. Foto: Tatyana Makeyeva/Pool via REUTERS |
Menurut Menlu Araghchi, basis-basis nuklir Iran yang telah rusak parah akibat serangan-serangan udara yang dilakukan AS dan Israel, tetap sedang dalam proses tinjauan lebih lanjut. Dia juga menegaskan, Iran bersedia melakukan lagi perundingan dengan AS, tetapi “saat ini tidak akan ada kontak langsung”. “
Sebelumnya, Teheran dan Washington telah mengadakan lima putaran perundingan nuklir dengan Oman sebagai mediator, tetapi tidak mencapai konsensus mengenai tingkat pengayaan uranium yang diperoleh Iran. Dalam perkembangan yang terkait, Presiden AS, Donald Trump, pada hari Senin (21 Juli), menyatakan bahwa AS akan melakukan serangan baru terhadap basis nuklir Iran "jika perlu".

