Sumber informasi tersebut menegaskan bahwa Israel semakin mengkhawatirkan perihal Iran membangun kembali, bahkan memperluas kemampuan produksi rudal balistik setelah perang selama 12 hari siang antara kedua pihak pada Juni. Di samping itu, Israel juga mengkhawatirkan kemampuan Iran melaksanakan kembali pengayaan uranium dalam program nuklirnya. Tetapi, informasi ini belum dikonfirmasikan kalangan otoritas Israel. Bahaya terjadi serangan baru yang dilaksanakan Israel terhadap Iran menjadi topik yang diungkapkan media regional dan internasional selama waktu terakhir.
Israel Berencana Lakukan Serangan Baru terhadap Iran
(VOVWORLD) - Media Amerika Serikat (AS), pada 20 Desember memberitakan bahwa dalam rangka kunjungannya ke AS pada 28 Desember, Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu akan menyampaikan skenario-skenario serangan baru terhadap Iran kepada Presiden AS, Donald Trump.
