Tentara Israel menyatakan bahwa semua serangan tersebut bertujuan untuk menghancurkan berbagai infrastruktur teroris di beberapa kawasan di seluruh Lebanon”, termasuk satu kompleks militer yang digunakan Hezbollah untuk melakukan pelatihan. Dalam pernyataan terpisah, Tentara Israel menginformasikan telah menyerang anggota Hezbollah di kawasan Taybeh, Lebanon Selatan. Serangan-serangan tersebut terjadi ketika Komite Pengawasan Gencatan Senjata, termasuk Amerika Serikat dan Prancis, berencana mengadakan sidang pada 19 Desember.
Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, sekitar 340 orang telah tewas dalam serangan-serangan Israel terhadap Lebanon, sejak berlakunya kesepakatan gencatan senjata.
