Kementerian Luar Negeri Venezuela mengecam pernyataan Presiden Donald Trump sebagai ancaman terhadap kedaulatan nasional dan tidak sesuai dengan hukum internasional. Negara tersebut menegaskan tidak akan konsesi pada tekanan atau campur tangan dari kekuatan asing mana pun, sekaligus menekankan akan terus melaksanakan sepenuhnya kedaulatan atas seluruh wilayah udara nasional. Sebelumnya, di jejaring sosial Truth Social, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa wilayah udara di atas dan di sekitar Venezuela seharusnya dianggap sepenuhnya tertutup, tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Ketegangan AS-Venezuela Bereskalasi Setelah Pengumuman Presiden Donald Trump untuk Tutup Wilayah Udaranya
(VOVWORLD) - Venezuela telah memberikan reaksi keras pada 29 November setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penutupan wilayah udara. Ketegangan antara kedua negara meningkat signifikan dalam konteks pemerintahan Presiden Donald Trump yang berkali-kali mengancam aksi militer terhadap Venezuela, dengan alasan menuduh negara ini terlibat dalam perdagangan narkoba ilegal.
