Rusia juga menyatakan keprihatinan mendalam atas keputusan AS yang mengancam aktivitas transportasi maritim internasional. Imbauan tersebut disampaikan setelah Trump, pada 16 Desember, memerintahkan "blokade total dan menyeluruh" terhadap semua kapal tanker minyak yang terkena sanksi saat keluar-masuk wilayah Venezuela.
Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan bahwa Moskow mendukung normalisasi dialog antara Washington dan Karacas. Rusia berharap AS tidak mengintervensi situasi yang dapat menyebabkan "dampak yang tidak terduga bagi seluruh Belahan Barat." Rusia juga menegaskan dukungannya terhadap "garis politik pemerintah pimpinan Presiden Nicolas Maduro."
Pada hari yang sama, Juru bicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan bahwa Presiden Vladimir Putin baru-baru ini telah melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Venezuela, Maduro dan mengimbau semua negara di kawasan untuk menahan diri guna menghindari perkembangan yang tidak terduga.
