Pernyataan New York tentang Penyelesaian damai terhadap masalah Palestina diumumkan pada sesi penutupan konferensi setelah dua hari berlangsung, dengan partisipasi dari Menteri Luar Negeri lebih dari 100 negara guna mendorong diskusi-diskusi mengenai solusi dua negara bagi konflik Israel–Palestina.
Warga Palestina menerima bantuan pangan di Jalur Gaza pada 27 Juli 2025.(Foto: Xinhua/VNA) |
Pernyataan tersebut menyerukan untuk segera melaksanakan kesepakatan gencatan senjata secara bertahap, dengan peranan Mesir, Qatar, dan Amerika Serikat sebagai perantara, guna mengakhiri konflik, menjamin pertukaran sandera, serta menjamin penarikan pasukan Israel dari Gaza; menyatukan kembali Jalur Gaza dan Tepi Barat di bawah kontrol Pemerintah Palestina, menuntut Hamas untuk melepaskan kekuasaan di Gaza dan menyerahkan senjatanya. Pernyataan ini menegaskan bahwa hanya solusi politik yang dapat mendatangkan perdamaian, menegaskan kembali dukungan internasional terhadap solusi dua negara berdasarkan pada garis perbatasan tahun 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina di masa depan.
Pernyataan tersebut juga menyerukan Israel untuk menghentikan kegiatan-kegiatan pembangunan kawasan pemukiman, mengakhiri kekerasan dari para pemukim, dan menyampaikan komitmen yang jelas dan terbuka terhadap solusi dua negara.

