Pada hari yang sama, Jubir Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar, Majed al-Ansari menekankan bahwa kesepakatan telah disetujui Hamas, di antaranya meliputi “peta jalan jelas menuju ke gencatan senjata yang berjangka panjang”.
Menurut usulan, Pasukan Hamas akan membebaskan 28 sandera untuk ditukar dengan pembebasan 200 tahanan Palestina serta banyak perempuan dan anak-anak. Bersamaan itu, Israel akan menarik sebagian serdadunya ke luar wilayah Gaza dan membolehkan penguatan bantuan kemanusiaan.
Pada pihaknya, Israel menegaskan hanya menyetujui kesepakatan komprehensif, menurut itu, semua 50 sandera akan dibebaskan.
Sementara itu, konflik masih mengalami eskalasi. Semua penembakan dan serangan udara yang dilaksanakan Israel pada 19 Agustus telah menewaskan sedikitnya 20 warga Palestina.
