Warga di Palestina menerima makanan di jalur Gaza (Foto: Xinhua/VNA) |
Menurut saluran TV pemerintah Israel, Kan, keputusan tersebut diambil setelah Perdana Menteri Netanyahu berkonsultasi dengan Menteri Pertahanan Israel Katz, Menteri Luar Negeri Gideon Sa'ar, dan pejabat senior lainnya, mengingat masyarakat internasional terus-menerus menyatakan keprihatinan mereka terhadap situasi kemanusiaan yang dikatakan semakin memburuk di Jalur Gaza.
Dalam konteks ini, Israel mengumumkan telah melanjutkan pengiriman bantuan melalui udara ke Gaza sejak malam 26 Juli waktu setempat, dan pada saat yang sama menerapkan lebih banyak langkah untuk menyediakan bantuan kemanusiaan dan memperbaiki situasi di wilayah Palestina.
Dalam sebuah pernyataan kemarin (26 Juli), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa pengiriman bantuan udara tersebut akan dikoordinasikan dengan organisasi-organisasi bantuan internasional, dan akan mencakup paket-paket barang-barang penting seperti tepung, gula, dan makanan kaleng. Sumber-sumber dan saksi mata Palestina mengonfirmasi bahwa pengiriman bantuan udara tersebut dimulai di wilayah Gaza utara tadi malam.

