Di koridor perbatasan Huu Nghi Quan (Vietnam) – Guangxi (Tiongkok), sistem pemindaian kode, pengenalan wajah, dan pengambilan sidik jari diterapkan secara sinkron, memungkinkan pengemudi menyelesaikan proses imigrasi dengan cepat hanya dalam waktu sekitar 15 detik.

Koridor perbatasan pintar Huu Nghi Quan (Vietnam) – Guangxi (Tiongkok) . (Foto: VNA)

Khususnya, Bea Cukai Huu Nghi Quan telah mengoperasikan sistem karantina pintar, yang membantu Vietnam dan Tiongkok mendigitalkan seluruh proses koordinasi. Hanya dalam tahun 2024, jumlah kendaraan yang melewati koridor perbatasan Vietnam-Tiongkok mencapai rekor 3.300 kendaraan per hari, dua kali lipat dibandingkan tahun 2019.

Sorotan lainnya adalah penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi canggih. Menurut itu, truk tanpa pengemudi, derek pintar, teknologi 5G, … telah diterapkan, membantu proses operasional di koridor perbatasan pada pokoknya menjadi otomatis, menuju ke operasi 24 jam penuh. Ini merupakan pola koridor perbatasan pintar lintas negara pertama di Tiongkok, memberikan hasil nyata dan sedang terus diperluas.