Setiap paket berisi sekitar 1 ton bahan pangan. Kemarin juga merupakan hari pertama Belgia berpartisipasi dalam upaya menjatuhkan barang bantuan kemanusiaan dari pesawat ke Jalur Gaza, sejak operasi ini dimulai pada awal pekan lalu.
Barang bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza dimuat ke pesawat militer di pangkalan Zaraq, Yordania pada 1 Agustus 2025. (Foto: Xinhua/VNA) |
Sementara itu, Badan koordinasi kegiatan-kegiatan di Tepi Barat dan Jalur Gaza (COGAT) dari Kementerian Pertahanan Israel memberitahukan bahwa selama satu minggu terakhir, sebanyak 1.200 truk yang mengangkut barang bantuan telah masuk ke Jalur Gaza, membawa sekitar 23.000 ton barang bantuan kemanusiaan. Selain itu, 1.200 truk pengangkut barang bantuan lainnya juga telah diserahkan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan berbagai organisasi internasional lainnya, sebagai persiapan untuk pengiriman ke Jalur Gaza.
Namun, menurut penilaian umum dari banyak negara dan organisasi internasional, jumlah barang bantuan yang dikirim ke Jalur Gaza selama ini masih sangat sedikit dibandingkan dengan kebutuhan mendesak saat ini di wilayah tersebut. Pada tanggal 20 Juli, Badan PBB urusan Pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan bahwa seluruh penduduk Gaza, termasuk lebih dari 1 juta anak-anak, sedang menghadapi kelaparan yang parah.

