Konkretnya, kanal NBC News mengutip seorang pejabat senior dalam pemerintahan AS yang memberitahukan bahwa rencana baru yang disusun Washington fokus pada pembentukan mekanisme-mekanisme penjaminan keamanan bagi kedua pihak, guna menciptakan fondasi bagi perdamaian yang berkelanjutan.

Presiden AS, Donald Trump (Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein)

Koran “Axios” sebelumnya juga mengutip sumber-sumber berita dari baik Rusia maupun AS yang memberitakan bahwa kedua pihak secara rahasia melakukan koordinasi dalam menyusun rencana 28 butir ini. Naskah rencana ini berpusat pada empat pilar utama, yaitu: mendorong perdamaian di Ukraina, menjamin keamanan, memperkokoh keamanan Eropa dan menetapkan hubungan masa depan antara AS dengan Rusia dan Ukraina. Selain itu, menurut beberapa sumber berita, Washington mengusulkan Kiev supaya mengakui kembali bahasa Rusia sebagai bahasa resmi dan menyerahkan status hukum kepada cabang lokal Gereja Ortodoks Rusia

Juru bicara Istana Kremlin, Dmitry Peskov pernah mengakui bahwa pimpinan Rusia dan AS telah membahas peta jalan perdamaian untuk Ukraina dalam pertemuan puncak pada Agusus lalu di Alaska, AS, tetapi memberitahukan bahwa hingga saat ini belum mendapat kemajuan baru sejak pertemuan itu.