Mengenai makna kunjungan Kenegaraan Sekjen sekaligus Presiden To Lam ke Tiongkok, Wakil Harian Menlu Nguyen Minh Vu mengatakan bahwa ini merupakan kunjungan Kenegaraan pertama Sekjen sekaligus Presiden To Lam sebagai pemimpin tertinggi Partai dan Negara Vietnam. Kunjungan ini berlangsung tepat satu tahun setelah kunjungan Kenegaraan ke Vietnam yang dilakukan Sekjen sekaligus Presiden Xi Jinping dari 14 - 15 April 2025. Bersamaan dengan itu, ini juga merupakan kali ketiga dalam waktu singkat kurang dari dua tahun, pemimpin tertinggi dari kedua Partai dan Negara tersebut melakukan kunjungan bilateral.
Wakil Harian Menlu Nguyen Minh Vu menekankan bahwa kunjungan ini merupakan kesempatan yang sangat penting untuk meningkatkan hubungan strategis dan membangun level baru bagi hubungan antara kedua pihak. Para pemimpin tertinggi kedua Partai dan negara akan bersama-sama menetapkan arah dan terobosan baru dalam kerja sama ekonomi dan perdagangan, investasi dan pariwisata, kerja sama rantai pasokan dan rantai produksi, pendidikan dan pelatihan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta berupaya merealisasikan target dan aspirasi pembangunan masing-masing negara. Kunjungan ini akan berkontribusi pada penguatan kepercayaan politik, mendorong solusi untuk mengatasi beberapa perbedaan dan hambatan yang masih ada, meningkatkan silaturahmi rakyat dan kerja sama lokal, sehingga turut membuat hubungan kedua negara semakin stabil dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif bagi perdamaian, stabilitas, dan kerja sama di kawasan dan dunia.
