Dalam pembicaraan, kedua pemimpin berkomitmen memperkuat kerja sama pertahanan-keamanan, pencegahan kriminalitas lintas batas, keamanan siber, enegri, sains-teknologi, pendidikan-pelatihan, kebudayaan, olahraga, pariwisata, pertanian, kesenian dan adaptasi dengan perubahan iklim. Kedua belah pihak juga mendiskusikan masalah-masalah regional dan internasional yang menjadi minat bersama.

Setelah pembicaraan, PM Le Minh Hung dan PM Robert Fico menyaksikan upacara serah-terima berbagai naskah kerja sama antara kedua negara, melakukan pertemuan dengan kalangan pers untuk menginformasikan hasil pembicaraan. Dalam pertemuan dengan kalangan pers, kedua PM memberitahukan bahwa pembicaraan tersebut telah mencapai sukses dan mencapai konsensus tinggi di banyak segi.

Kedua PM mengesahkan Pernyataan bersama mengenai peningkatan hubungan Vietnam-Slovakia ke Kemitraan strategis. Menurut itu, kedua PM sepakat memimpin Kementerian Luar Negeri (Kemlu) kedua negara giat membuat Rencana Aksi melaksanakan kerangka Kemitraan Strategis Vietnam-Slovakia untuk menciptakan perkembangan materiil baru dalam kerja sama bilateral, sebenarnya memberikan kopentingan praktis bagi masyarakat dan dunia usaha kedua negara.

PM Le Minh Hung menekankan:

"Memasuki perjalanan pengembangan baru, Vietnam akan terus menghargai dan ingin mendorong hubungan dengan Slovakia – salah satu mitra prioritas utama Vietnam di Eropa Timur dan Tengah semakin menjadi intensif, substansial dan efektif. Di atas semangat itu, dalam pembicaraan ini, saya ingin bersama-sama dengan PM Slovakia dan kedua belah pihak untuk mendiskusikan secara substansial dan terbuka tentang situasi di kawasan dan di dunia serta langkah-langkah untuk menciptakan perkembangan baru yang lebih substansial dalam hubungan antara kedua negara. Mengkonkretkan dan memperdalam lebih lanjut hubungan kemitraan strategis yang baru dibentuk. Berkoordinasi erat dalam menangani tantangan-tantangan regional dan global, menuju target pembangunanyang berkelanjutan demi kepentingan masing-masing negara, demi perdamaian, stabilitas, kerja sama dan perkembangan di kawasan dan di dunia”.

Segera dalam kunjungan kali ini, berbagai kementerian, instansi, daerah dan dunua usaha kedua negara telah menandatangani dan tukar menukar 16 naskah kerja sama di berbagai sektor penting.