Sesi pembahasan tersebut (Foto: quochoi.vn)

Terkait hak kekayaan intelektual atas produk-produk yang diciptakan AI, Menteri Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vietnam, Nguyen Manh Hung mengatakan bahwa UU ini akan menetapkan secara jelas sumbangan AI dan kreativitas manusia dalam proses penggunaan AI, sehingga bisa menetapkan subyek pemegang hak kekayaan intelektual. Beliau menegaskan:

“AI bukan subyek hak kekayaan intelektual. Produk yang sepenuhnya dihasilkan AI tanpa partisipasi manusia tidak dilindungi oleh hak cipta seperti karya yang diciptakan manusia”.

Hak-hak kantor-kantor pers yang terkait dalam hak kekayaan intelektual juga mendapat perhatian banyak anggota MN. Menurut Hoang Minh Hieu, anggota MN dari Provinsi Nghe An, itulah hak yang telah diupdate oleh banyak negara dalam UU mengenai Hak Kekayaan Intelektual guna menjamin perkembangan pers atas persaingan bermacam-macam jenis media baru, khususnya medsos. Selain itu, UU mengenai Hak Kekayaan Intelektual sekarang baru menentukan hak terkait dari sejumlah jenis media, seperti: hak terkait dari produsen rekaman audio dan video serta lembaga penyiaran. Namun, hak terkait dari kantor-kantor pers belum ditetapkan sehingga perubahan dalam UU ini perlu dilakukan.