Wakil Perdana Menteri sekaligus Ketua Dewan, Ho Duc Phoc (foto : VGP) |
Dalam rapat Dewan Penasihat Kebijakan Keuangan dan Moneter Nasional yang diadakan pada 26 Desember di Hanoi, Wakil Perdana Menteri sekaligus Ketua Dewan, Ho Duc Phoc, mengatakan bahwa tahun ini pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan mencapai lebih dari 8%; nilai impor dan ekspor mencapai sekitar 911 miliar USD, dengan surplus perdagangan sekitar 25 miliar USD; pendapatan anggaran negara diperkirakan mencapai hasil positif, utang negara sekitar 35%, defisit anggaran sekitar 36%; dan indeks harga konsumen (PPN) diperkirakan sekitar 3,6%...
Wakil Perdana Menteri Ho Duc Phoc menegaskan bahwa meskipun dalam keadaan yang sangat sulit pada tahun 2025, negara mampu mengelola kebijakan fiskal dan moneter dengan baik. Tahun depan, Dewan Penasihat Kebijakan Keuangan dan Moneter Nasional mengusulkan agar Pemerintah tidak melonggarkan kebijakan moneter dan mengelolanya dengan lebih hati-hati. Pemerintah juga diminta fokus kepada transformasi digital, teknologi tinggi, teknologi informasi, infrastruktur digital, inovasi…
Bersamaan dengan itu, kebijakan moneter harus pada stabilitas makroekonomi, mendorong pertumbuhan, mengendalikan inflasi, dan menjamin keseimbangan utama perekonomian; serta menerapkan kebijakan fiskal ekspansif secara efektif.

