Telegram tersebut menunjukkan perlunya mengerahkan seluruh kekuatan dan peralatan, untuk menjangkau semua rumah tangga yang terisolasi akibat banjir dan tanah longsor dalam beberapa hari terakhir; segera menyalurkan bantuan darurat berupa bahan pangan dan kebutuhan pokok, terutama bagi keluarga di kawasan banjir dalam yang kehilangan rumah dan harta benda; serta memastikan tidak ada warga yang mengalami kelaparan, kehausan atau kedinginan. Selain itu diperlukan pencarian terhadap orang-orang hilang, mengobati korban luka, memberikan bantuan untuk urusan pemakaman kepada keluarga korban meninggal. PM juga meminta agar keluarga-keluarga terdampak, terutama keluarga-keluarga korban tewas, hilang dan terluka, dikunjungi, disemangati dan dibantu sesuai ketentuan. Layanan-layanan penting seperti: tempat tinggal, sekolah, fasilitas kesehatan, pasokan listrik, air bersih, layanan telekomunikasi, serta aktivitas produksi dan bisnis dipulihkan secepat ungkin sebelum 30 November 2025. Perbaikan rumah warga harus selesai sebelum 30 November 2025; sedangkan pembangunan rumah baru, dan relokasi bagi rumah tangga yang rumahnya runtuh, hanyut, atau rusak parah harus selesai sebelum 31 Januari 2026.

PM Pham Minh Chinh mengeluarkan telegram dinas mengenai upaya fokus mengatasi dampak, memulihkan produksi dan kegiatan bisnis, serta menstabilkan kehidupan masyarakat pascabanjir di wilayah Trung Bo Selatan (Foto: VOV)

Sementara itu, upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit pascabanjir telah dilaksanakan secara proaktif di berbagai daerah. Nay Phi La, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Dak Lak, mengatakan:

Ketika air surut, langkah-langkah pencegahan wabah langsung dilaksanakan, termasuk penyemprotan disinfektan, pembersihan menyeluruh, terutama di area yang banyak bangkai hewan, serta membantu warga menangani sumber air bersih. Dinas Kesehatan telah mengerahkan lebih dari 60 tenaga medis ke kecamatan-kecamatan yang terdampak paling parah, tanpa menunggu air surut sepenuhnya. Selain upaya pencegahan dan penanggulangan wabah, kami juga menggerakkan tenaga dari daerah yang tidak terdampak banjir untuk membantu daerah yang mengalami kerusakan berat”.

Di Provinsi Gia Lai dan Khanh Hoa, upaya pencegahan dan penanggulangan wabah penyakit pascabanjir juga terus dilaksanakan dengan cepat. Dinas Kesehatan mengirimkan petugas ke daerah-daerah untuk melakukan disinfeksi lingkungan, menangani sumber air bersih, dan membantu warga cepat menstabilkan kehidupan.