Presiden Vietnam, Luong Cuong. Foto: VOV |
Mereka juga wajib menjaga etika profesi dalam menghadapi segala tekanan, melindungi sebaik-baiknya hak dan kepentingan sah dan layak dari warga negara dan organisasi; melindungi sistem hukum sosialis dan kepentingan layak dari Negara dan Partai. Demikian arahan Presiden Vietnam, Luong Cuong, Kepala Badan Pengarah Reformasi Hukum Pusat, pada upacara peringatan 80 tahun Hari Tradisi Pengacara Vietnam (10/10/1945-10/10/2025) yang berlangsung pada Kamis malam (9 Oktober), di Kota Hanoi.
Presiden Luong Cuong menekankan, dengan populasi sebesar lebih dari 100 juta jiwa dan perekonomian terbuka, peningkatan kuantitas dan kualitas pengacara di Vietnam merupakan kebutuhan mendesak untuk memenuhi kebutuhan layanan hukum bagi masyarakat dan pelaku bisnis.
“Federasi Pengacara Vietnam perlu terus mengembangkan dengan baik peranan dan tanggung jawabnya sebagai wadah berkumpul, menyatukan, mewakili, dan melindungi hak dan kepentingan sah dari pengacara di seluruh negeri. Memperkuat koordinasi dengan lembaga-lembaga pelaksana proses hukum, pemerintahan daerah dan badan-badan terkait dalam semua kegiatan; turut meningkatkan citra dan prestise pengacara di kalangan masyarakat, sekaligus memperkokoh kepercayaan Partai, Negara dan rakyat terhadap barisan pengacara Vietnam”.

