Truk-truk pengangkut barang bantuan kemanusiaan berbaris di dekat perlintasan perbatasan Rafah antara Mesir dan Jalur Gaza, 6 Agustus 2025. Foto: REUTERS/Amr Abdallah Dalsh |
Pada hari yang sama, berbagai sumber berita Palestina menuduh tentara Israel melancarkan setidaknya dua serangan udara tambahan terhadap Jalur Gaza. Serangan pertama yang menyasar pada kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza Utara, menewaskan seorang perempuan dan melukai enam orang lainnya. Serangan kedua menghantam wilayah Deir al-Balah di Gaza Tengah, menewaskan satu orang.
Dalam perkembangan terkait, pada hari itu juga, polisi Israel menggerebek kantor Agensi Pekerjaan dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) di Yerusalem Timur dan mengibarkan bendera Israel. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres mengecam keras penggerebekan tersebut, dan mengimbau Israel untuk segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna memulihkan dan mempertahankan hak tidak diganggu dari markas UNRWA serta mengekang diri untuk tidak melakukan tindakan serupa lagi di masa mendatang.

