Bantuan tersebut merupakan batch ke-95 yang dikirimkan ke Gaza, sesuai dengan inisiatif “Zad Al Izza: dari Mesir ke Gaza”, yang dicanangkan sejak akhir bulan Juli lalu. Saat ini, batch bantuan selanjutnya sedang disiapkan dengan partisipasi sekitar 35.000 relawan di seluruh Mesir.
Mesir merupakan negara yang memainkan peran utama dalam upaya memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Gaza selama lebih dari dua tahun terjadinya konflik. Sejak awal konflik pada bulan Oktober tahun 2023, Kairo telah berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk mengirimkan sekitar 700.000 ton barang bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza melalui dua koridor darat. Jumlah tersebut mencakup lebih dari 70 persen dari total volume barang bantuan kemanusiaan internasional untuk Gaza.
Saat ini, Mesir bersama dengan Amerika Serikat, Qatar dan beberapa pihak lain urut menjadi mediator dan penjamin gencatan senjata yang berlaku sejak bulan Oktober di Gaza antara Tentara Israel dan Pasukan Hamas.
