Organisasi Bulan Sabit Merah Mesir menyatakan bahwa pengiriman ini merupakan gelombang bantuan kemanusiaan ke-94 ke Gaza dalam kerangka inisiatif “Zad Al-Izza: dari Mesir ke Gaza” yang diluncurkan pada akhir Juli lalu. Gelombang bantuan tersebut termasuk hampir 10.000 ton bahan pangan, obat-obatan dan peralatan medis, bahan bakar, serta hampir 80.000 selimut, sekitar 43.000 pakaian musim dingin dan lebih dari 4.600 tenda.

Bantuan kemanusiaan sedang diangkut dari Semenanjung Sinai, Mesir melalui koridor Rafah menuju Jalur Gaza. (Foto: VOV)

Mesir merupakan negara yang memainkan peran utama dalam aktivitas bantuan kemanusiaan internasional untuk Gaza. Selama lebih dari dua tahun konflik berlangsung, Kairo telah mengirimkan lebih dari 670.000 ton bantuan ke Jalur Gaza, yang mencakup sekitar 70% dari total bantuan kemanusiaan internasional untuk Gaza.

Selain upaya bantuan kemanusiaan, Mesir juga aktif menjalankan peran sebagai perantara kerujukan antara tentara Israel dan Gerakan Hamas. Dalam hal ini, Mesir bersama Amerika Serikat, Qatar dan beberapa pihak lain berhasil mendorong tercapainya tiga gencatan senjata jangka panjang di Jalur Gaza.