Seorang pekerja sedang bekerja di kilang minyak di Provinsi Wasit, Irak. Foto: (Xinhua/VNA)

Pernyataan bersama yang disepakati oleh Arab Saudi, Rusia, Irak, Uni Emirat Arab, Kuwait, Kazakhstan, Aljazair dan Oman dalam pertemuan bulanan memberitahukan bahwa 8 negara ini akan menyesuaikan hasil produksi minyak dengan peningkatan 547.000 barel per hari pada bulan September, dibandingkan dengan tingkat hasil produksi yang ditetapkan untuk bulan Agustus.

OPEC+, organisasi yang memasok sekitar setengah dari total minyak dunia, telah memangkas hasil produksi selama bertahun-tahun ini untuk mendukung pasar. Namun, keputusan untuk membalikkan kebijakan ini dianggap sebagai upaya untuk merebut kembali pangsa pasar. Sejak bulan April, OPEC+ mulai meningkatkan hasil produksi dengan taraf sebesar 138.000 barel per hari, dan terus meningkat setiap bulan.