Penghargaan ini diberikan atas kemampuan mereka dalam membuka era mesin-mesin berpikir melalui teknologi terobosan. Pemimpin Redaksi majalah Time, Sam Jacobs, menggambarkan para arsitek AI ini sebagai orang-orang yang "mengagumkan dan mengkhawatirkan umat manusia", "sedang mengubah masa kini dan melampaui kemungkinan."

Dalam edisi "Tokoh Tahun Ini" 2025, Time menulis bahwa AI telah mengubah dunia selama tahun ini, dengan cara-cara baru dan "terkadang menakutkan".

Pada tahun lalu, Donald Trump, yang saat itu masih Presiden terpilih Amerika Serikat, dipilih oleh Time sebagai "Tokoh Tahun Ini", untuk kedua kalinya setelah sebelumnya dianugerahi pada tahun 2016.