Panorama konferensi tersebut. Foto: PBB |
Dalam pidato pembukaannya, Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot mengimbau satu “langkah yang menentukan” untuk memecahkan konflik; menegaskan bahwa hanya solusi “dua negara” baru bisa memenuhi hasrat yang layak dari kedua bangsa. Dia mengimbau “langkah-langkah yang konkret” untuk membentuk satu negara Palestina, seperti secara resmi mengakui Palestina, menormalisasi hubungan dengan Israel, mereformasi institusi-institusi Palestina dan melucuti Hamas.
Pada sidang ini, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, António Guterres menekankan bahwa konflik Israel-Palestina bisa dipecahkan dan mengimbau tindakan politik yang berani untuk menyelamatkan solusi “dua negara”.
Dalam satu perkembangan yang terkait, Israel telah mengumumkan pelaksanaan "jeda kemanusiaan" yang memakan waktu 10 jam setiap hari di beberapa kawasan di Gaza dan membuka rute-rute aman untuk mengirimkan barang bantuan.

