PM Israel, Benjamin Netanyahu. Foto: ABIR SULTAN/Pool qua REUTERS

Dalam konferensi pers dengan media internasional di Kota Yerusalem, PM Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa rencana baru di Kota Gaza, yang baru saja disahkan oleh Kabinet Keamanan, merupakan "jalan terbaik dan tercepat untuk mengakhiri perang" melawan Gerakan Perlawanan Islam Hamas.

PM Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel tidak berniat menduduki Jalur Gaza dalam rencana militer yang baru disahkan tersebut untuk mengontrol Kota Gaza, tetapi tujuannya ialah melenyapkan sepenuhnya para militan Hamas. Dia juga mengajukan lima prinsip untuk mengakhiri konflik di Jalur Gaza, yang terdiri dari: Hamas dilucuti senjatanya, semua sandera dibebaskan, Gaza didemiliterisasi, Israel menguasai hak kontrol tertinggi terhadap keamanan, dan satu pemerintahan sipil non-Israel yang damai akan menguasai Jalur Gaza.