Dalam pertemuan tersebut, Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune dan PM Pham Minh Chinh sepakat untuk menilai bahwa hubungan persahabatan tradisional Vietnam-Aljazair menjadi asset bersama yang tak ternilaikan harganya sehingga perlu dijaga, dikembangkan, dan ditingkatkan ke level baru yang sesuai dengan keinginan dan kepentingan rakyat kedua negara.
PM Pham Minh Chinh memeriksa barisan kehormatan sebelum bertemu dengan Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune. (Foto: Lai Hoa/VOV) |
Dengan terbentuknya hubungan kemitraan strategis yang baru saja dibentuk, PM Pham Minh Chinh beranggapan bahwa kedua pihak perlu segera menyusun rencana aksi yang konkret. Kedua pihak perlu terus melakukan pertukaran delegasi tingkat tinggi dan berbagai tingkat lainnya, semua kementerian, instansi dan daerah.
PM Pham Minh Chinh dengan hormat mengucapkan terima kasih kepada Presiden Abdelmadjid Tebboune dan Pemerintah Aljazair atas sambutan hangat dan ramah terhadap delegasi tingkat tinggi Pemerintah Vietnam. (Foto: Lai Hoa/VOV) |
Mengenai ekonomi, perdagangan dan investasi, PM berharap agar Presiden Abdelmadjid Tebboune membimbing Parlemen Aljazair supaya segera meratifikasi sejumlah perjanjian, mendukung perluasan proyek-proyek yang memanfaatkan dan mengolah minyak tambang. PM Pham Minh Chinh juga menekankan potensi kerja sama di bidang-bidang ketahanan pangan, produksi pertanian, pengolahan hasil laut; memperkuat kerja sama pertahanan-keamanan, kesehatan, pendidikan, silaturhami rakyat, pariwisata dan lain-lain.
PM Pham Minh Chinh bertemu dengan Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune. (Foto: Lai Hoa/VOV) |
Menyepakati semua rekomendasi dari PM Pham Minh Chinh, Presiden Abdelmadjid Tebboune menegaskan akan sangat mendukung dan membimbing lembaga-lembaga fungsional Aljazair untuk berkoordinasi erat dengan pihak Vietnam guna melaksanakan semua komitmen, kesepakatan dan program kerja sama secara efektif, segera menindak lanjuti kerangka Kemitraan Strategis dengan proyek-proyek dan aktivitas yang nyata.



