Pertemuan tersebut (Foto: VNA)

Dalam pertemuan dengan p Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Pham Minh Chinh meminta kedua belah pihak untuk mendorong pembukaan pasar bagi barang masing-masing, mempelajari penandatanganan perjanjian perdagangan bilateral; dan meminta Pemerintah untuk mendorong perusahaan-perusahaan besar India berinvestasi dalam proyek-proyek berkualitas tinggi di Vietnam, terutama di bidang infrastruktur, energi hijau, dan logistik.

Kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan pertukaran, konsultasi, koordinasi yang erat, dan saling mendukung pada mekanisme kerja sama multilateral dan organisasi internasional, terutama Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Gerakan Non-Blok.

Dalam pertemuan dengan Presiden Lee Jae Myung dari Republik Korea, kedua belah pihak sepakat untuk memperluas kerja sama substantif di bidang pertahanan dan keamanan; memperkuat kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi; dan mewujudkan visi menjadikan kerja sama sains dan teknologi, inovasi, dan transformasi digital sebagai pilar baru dalam hubungan bilateral. Kedua pihak juga sepakat untuk terus berkoordinasi lebih erat terkait isu-isu regional dan internasional yang menjadi perhatian bersama, di mana Korea mendukung dan siap berbagi pengalamannya dengan Vietnam dalam menyelenggarakan APEC Tahun 2027 dengan sukses.

Menerima Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, Perdana Menteri Pham Minh Chinh meminta kedua negara secara efektif melaksanakan Perjanjian Perdagangan Bebas Vietnam-Uni Eropa (EVFTA) untuk segera mencapai omzet perdagangan dua arah yang melampaui 8 miliar dolar AS. Pada saat yang sama, beliau mengusulkan agar kedua pihak mempertimbangkan penandatanganan perjanjian pembebasan visa bagi pemegang paspor biasa dan paspor dinas bagi warga negara kedua negara, dan meminta Spanyol untuk terus mendukung dan melobi negara-negara Uni Eropa agar segera meratifikasi Perjanjian Perlindungan Investasi Vietnam-Uni Eropa (EVIPA), serta mendesak Komisi Eropa (EC) untuk segera menghapus kartu kuning bagi produk makanan laut Vietnam.

Pada pagi hari yang sama, Perdana Menteri

Pham Minh Chinh menerima Presiden Brasil Lula da Silva; Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan; Perdana Menteri Aljazair Sifi Ghrieb; Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim; Wakil Presiden Indonesia Gibran Rakabuming Rakan; Presiden Bank Dunia Ajay Banga; Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo-Iweala; Putra Mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UAE) Khaled bin Mohamed Al Nahyan.