PM Pham Minh Chinh di forum tersebut (Foto: VOV)

Forum ini dihadiri oleh lebih dari 500 delegasi domestik dan internasional. Dalam pembukaan Forum, Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan para delegasi yang hadir dalam Forum Logistik Vietnam 2025 menghadiri upacara pencanangan bantuan untuk masyarakat yang terdampak badai dan banjir di Vietnam Tengah dan Daerah Tay Nguyen. Berbicara di Forum tersebut, PM Pham Minh Chinh menyatakan bahwa Vietnam memiliki keunggulan dalam hal posisi geopolitik dan geoekonomi. Namun Investasi di bidang logistik masih terfragmentasi dan tidak memadai, sehingga industri logistik masih memiliki banyak ruang untuk berkembang. Untuk berkontribusi dalam mencapai target pertumbuhan rata-rata di atas 10% per tahun secara berkelanjutan dalam 5 tahun ke depan, Perdana Menteri Pham Minh Chinh menunjukkan:

Mengembangkan infrastruktur logistik "hijau", "digital", dan "cerdas". "Hijau" berarti pembangunan berkelanjutan dan manusiawi. "Digital" berarti pembangunan yang cepat dan modern. Menghubungkan basis data logistik untuk mengurangi emisi karbon. Memperkuat kerja sama internasional di bidang logistik hijau, logistik dan rendah karbon, dan mempertahankan rasio nilai tambah tinggi sekitar 20-25% pada tahun 2030 sesuai dengan strategi yang telah ditetapkan.

PM menekankan pentingnya pelatihan sumber daya manusia untuk mendukung pembangunan hijau. Bersamaan dengan itu, juga pengembangan perusahaan logistik multinasional yang berpartisipasi dalam rantai nilai global. Membangun mekanisme untuk memobilisasi sumber daya guna mengembangkan logistik yang ramah lingkungan, digital, modern, dan cerdas.

Pada tahun 2025, Vietnam diproyeksikan masuk 10 besar pasar logistik berkembang; 5 besar di Asia Tenggara, dan 40 besar di dunia dalam hal indeks efisiensi logistik.