Waktu gencatan senjata akan dimulai pada pukul 18.00 tgl 20 April sampai pukul 0.00 tgl 21 April (waktu lokal). Gencatan senjata ini dilaksanakan dengan tujuan kemanusiaan. Presiden Vladimir Putin juga menekankan bahwa tentara Rusia harus bersiaga atas semua pelanggaran terhadap gencatan senjata yang bisa terjadi dan bersedia memundurkan semua tindakan provokatif.
Juga pada hari yang sama, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky memberitahukan bahwa negara ini akan menaati gencatan senjata sehubungan dengan Hari Paskah yang dikeluarkan oleh Rusia. Di medsos X, dia menegaskan bahwa apabila Rusia bersesia mempertahakan pendiaman sepenuhnya dan tanpa syarat, Ukraina akan melaksanakan tindakan yang sama. Dia juga merekomendasikan memperpanjang waktu gencatan senjata pasca Hari Paskah.
Sementara itu, Uni Eropa telah memberikan reaksi secara berhati-hati atas pernyataan tentang gencatan senjata dari Rusia, bersamaan itu menyatakan bahwa Moskow bisa segera menghentikan konflik apabila bertekad melaksanakan langkah ini.
