Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada konferensi pers pada Minggu (7 Desember) di Kantor Presiden, Wi Sung-lac, Kepala Badan Keamanan Nasional Republik Korea, menekankan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun pertama bagi perkembangan luar biasa Republik Korea di bidang keamanan dan diplomatik. Ia juga menegaskan bahwa Republik Korea akan memulihkan dialog dengan RDRK dan secara resmi mendorong kembali proses perdamaian di Semenanjung Korea.
Menurut Wi Sung-lac, Republik Korea akan membahas pandangannya dengan RDRK dan Amerika Serikat guna mencapai saling pengertian, mendorong langkah-langkah untuk secara bertahap membina kepercayaan antara kedua belah pihak, sekaligus mempererat kerja sama dengan negara-negara tetangga untuk menyelesaikan masalah di Semenanjung Korea.
