Ketika berbicara di depan kalangan pers pada Minggu (14 Desember), Asisten Presiden Rusia, Yuri Ushakov, memberitahukan bahwa saat ini Rusia belum bisa menerima rekomendasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Rusia tidak akan menerima revisi apapun yang bertentangan dengan pendirian yang telah berulang kali disampaikan. Ia juga menegaskan pandangannya bahwa prospek Ukraina untuk menjadi anggota Pakta Pertahanan Atantik Utara (NATO) “tidak dapat terjadi”.
Sementara itu, pada hari yang sama, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky memberitahukan bahwa Ukraina telah menyerahkan targetnya untuk bergabung dengan NATO sebagai imbalan atas jaminan keamanan dari negara-negara Barat. Ia memandang bahwa langkah ini sebagai bentuk kompromi untuk mengakhiri konflik dengan Rusia. Tindakan tersebut juga memenuhi salah satu tuntutan Rusia, meskipun Kiev memberitahukan tetap konsisten dengan pendiriannya terkait isu-isu lain dalam proses perdamaian.
