Sesi pembahasan tersebut (Foto: Media MN)

Para anggota MN sangat mengapresiasi terobosan-terobosan baru dalam RUU tersebut, seperti: memangkas dan menyederhanakan prosedur, mempersempit dan mengklarifikasikan cakupan proyek yang wajib mematuhi kebijakan investasi, dan sebagainya.

Bapak Le Hoang Anh, anggota penuh waktu Komisi Ekonomi dan Keuangan, memberikan sumbangan pendapat dalam pembahasan pada 27 November. (Foto: Media MN)

Namun, dalam konteks Vietnam memasuki periode transformasi yang kuat, daftar bidang investasi prioritas ialah perlu lebih berfokus pada industri strategis, dengan memprioritaskan ekonomi berbasis pengetahuan dan teknologi tinggi. Anggota MN dari Provinsi Gia Lai, Le Hoang Anh, mengusulkan:

“Vietnam kini perlu menyerap proyek-proyek teknologi tinggi, bidang semikonduktor, kecerdasan buatan, energi hijau, ekonomi sirkular. Saya meminta supaya menambahkan kriteria-kriteria kuantitatif, prioritas investasi harus bergeser dari skala ke kualitas”

Juga pada hari yang sama, MN membahas RUU mengenai Kecerdasan Buatan.