Sekjen To Lam berbicara di depan pertemuan tersebut (Foto: Van Hieu/VOV) |
Pada pertemuan tersebut, Sekjen To Lam menekankan bahwa event tersebut merupakan manifestasi yang mendalam dari tradisi : “minum air ingat pada sumbernya” yang dilestarikan dan dikembangkan selama ribuan tahun yang bersejarah dari bangsa Vietnam, merupakan kesempatan bagi Negara dan seluruh masyarakat untuk memanifestasikan perasaan balas budi yang mendalam terhadap semua pengorbanan dan dedikasi yang tak ternilaikan harganya dari generasi-generasi pendahulu bagi kemerdekaan dan kebebasan bangsa.
Presiden Luong Cuong (tengah) memberikan bingkisan kepada para utusan (Foto: VOV) |
Sekjen To Lam meminta kepada berbagai kementerian, instansi dan daerah di seluruh negeri supaya terus meninjau, menyempurnakan dan melaksanakan dengan baik kebijakan prioritas kepada orang-orang yang berjasa kepada revolusi, menangani secara tuntas semua hasrat dan kepentingan orang-orang yang berjasa kepada revolusi dan kerabat para martir, bersamaan itu, mendorong kuat usaha pencarian dan pengumpulan tulang beluang para martir, memperluas dan mendorong kerja sama internasional dalam mendiskusikan dan memberikan informasi tentang martir dan makam martir.


