Sekjen To Lam melakukan pertemuan dengan para pemilih setelah persidangan ke-10 MN angkatan XV (Foto: VOV) |
Ketika menginformasi kan persiapan untuk Kongres Nasional ke-14 Partai Komunis Vietnam (PKV), Sekjen To Lam menyampaikan bahwa proses penyiapan kongres sedang dilaksanakan secara teliti, sistematis, dan cermat serta mendapat perhatian serta sumbangan pendapat yang sangat bertanggung jawab dari masyarakat seluruh negeri. Pengambilan pendapat terhadap sejumlah rancangan dokumen Kongres PKV dilakukan secara serius, efektif dan substansial. Dalam waktu sebulan telah dihimpun lebih dari 13 juta pendapat dari sekitar lima juta orang – angka yang belum pernah terjadi sebelumnya. Menurut rencana, ke depan, KS PKV akan mempelajari dan mengesahkan sejumlah rancangan dokumen untuk kali terakhir, kemudian diajukan ke Kongres.
Mengenai pengembangan sosial-ekonomi Ibu kota, Sekjen To Lam beranggapan bahwa pertumbuhan harus dikaitkan dengan inovasi kreatif, mempertahankan secara mantap sentralitas sains-teknsologi, inovasi kreatif di seluruh negeri. Sejumlah kebijakan perlu diujicobakan di Ibu kota, lalu digandakan di seluruh negeri.
Sekjen To Lam berbicara pada pertemuan tersebut (Foto: VOV) |
Sekjen To Lam juga mengapresiasi Kota Hanoi yang kini memperkuat penyempurnaan aparatur, melaksanakan pola pemerintah daerah dua tingkat, meningkatkan efisiensi pelayanan masyarakat. Bersamaan itu, masalah-masalah yang masih ada selama bertahun-tahun terakhir difokuskan untuk diselesaikan. Beliau menekankan:
“Saya menyambut baik kebijakan-kebijakan yang dikembangkan kota untuk mengembangkan sistem transportasi publik, transportasi hijau. Pekerjaan ini harus dilaksanakan sesuai jadwal, dikontrol secara ketat, sumber emisi harus ditangani secara serius. Ini juga merupakan tuntutan yang sangat mendesak dan menjadi keinginan rakyat. Mengenai masalah pencemaran, pasukan keamanan publik harus turun tangan, membuka penyelidikan dan menindak obyek-obyek yang bersekongkol dengan pabrik-pabrik serta stasiun pemantauan yang sengaja menghasilkan data atau laporan tidak akurat mengenai tingkat pencemaran.”
Di bidang reformasi administrasi, sekarang ada sekitar 80% prosedur adminitrasi telah ditangani di lingkungan digital, sedangkan 20% sisanya masih mengalami kesulitan, tetapi Kota Hanoi sedang berupaya menyempurnakannya. Tujuannya ialah membangun sistem data sinkron, transparan, melayani tata kelola sosial dan masyarakat secara lebih baik.


