Seorang anak Palestina setelah menerima perawatan medis menyusul serangan udara Israel di Rumah Sakit Al-Awda di Kota Gaza, 22 November 2025. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa

Pada konferensi pers yang berlangsung di Jenewa pada 21 November, Juru bicara UNICEF, Ricardo Pires, mengatakan bahwa rata-rata setiap hari ada dua anak di Gaza yang tewas dan puluhan lainnya luka-luka sejak gencatan senjata berlaku. Ia menekankan bahwa meskipun UNICEF sedang melakukan kegiatan kemanusiaan berskala besar di Gaza, tetapi bantuan yang disampaikan ke wilayah ini masih jauh kurang dibandingkan dengan kebutuhan nyata.

Menurut Badan Kesehatan Palestina, sejak gencatan senjata berlaku, serangan Israel telah menewaskan 312 warga Palestina dan melukai 760 orang lainnya.