Meskipun Shein, Temu dan Xiaomi telah memberikan informasi tambahan bagi Noyb, TikTok, AliExpress dan WeChat terus melanggar. Oleh karena itu, Noyb terus mengirim surat gugatan TikTok ke badan perlindungan data di Yunani, mengirim surat gugatan terhadap AliExpress di Belgia dan mengirim surat gugatan terhadap WeChat di Belanda, di antaranya menuntut tiga perusahaan ini menaati semua ketentuan tentang akses data pribadi dan memberikan denda keuangan terhadap mereka.

Sebelumnya, Noyb juga mengajukan banyak gugatan lain terhadap perusahaan-perusahana teknologi besar dari Amerika Serikat seperti Meta dan Google karena melanggar GDPR.