Bapak Sybiha juga mengulangi seruan dari Kiev untuk mengadakan pertemuan antara para pemimpin Rusia dan Ukraina, menekankan bahwa ini adalah langkah yang paling efektif untuk mencapai gencatan senjata. Dia menekankan bahwa Ukraina siap untuk mengadakan perundingan semacam itu dalam bentuk apa pun, di lokasi mana pun.
Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha (Foto:REUTERS/Kuba Stezycki) |
Rusia belum memberikan balasan resmi terhadap pernyataan terbaru dari Menteri Luar Negeri Ukraina tersebut, tetapi dalam pembicaraan pada Selasa (15 Juli), Deputi Menlu Rusia Sergey Ryabkov menekankan bahwa Rusia mendukung solusi diplomatik untuk menyelesaikan konflik di Ukraina dan siap berunding, tetapi dengan syarat bahwa Rusia harus mencapai tujuan-tujuan yang telah diusulkan. Bapak Ryabkov membantah ultimatum 50 hari dari Presiden AS Donald Trump dan menyatakan bahwa ancaman tarif dari AS untuk menimbulkan tekanan terhadap Rusia dalam penyelesaian konflik di Ukraina adalah “tidak dapat diterima”.

