Tiga pesawat transportasi dari Yordania dan Uni Emirat Arab telah menjatuhkan total 25 ton barang bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Gerak-gerik ini dilakukan setelah tentara Israel memberitahukan penghentian sementara aktivitas taktis di wilayah padat penduduk di Jalur Gaza selama 10 jam setiap hari, dari pukul 10 pagi hingga pukul 8 malam, guna memfalisitasi penggelaran aktivitas-aktivitas bantuan kemanusiaan.

Barang bantuan kemanusiaan dijatuhkan di wilayah utara Jalur Gaza. (Ilustrasi: Xinhua/VNA)

Sebelumnya, media Mesir, pada Minggu pagi (27 Juli), memberitakan bahwa truk-truk pengangkut barang bantuan kemanusiaan dari negara ini telah mulai memasuki Jalur Gaza melalui perbatasan darat Kerem Shalom. Ini untuk pertama kalinya Mesir mengirimkan barang bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza sejak Israel kembali mengenakan kembali blokade terhadap Jalur Gaza pada awal bulan Maret lalu, sebagai upaya untuk memberikan tekanan kepada Gerakan Hamas terkait isu sandera.