Bapak Beilin, yang pernah memainkan peran penting dalam menjalin hubungan diplomatik antara Vietnam dan Israel pada tahun 1993 sebagai Sekretaris Negara Kementerian Luar Negeri Israel saat itu, menyatakan kesan mendalam terhadap proses perkembangan Vietnam. Vietnam adalah simbol sebuah bangsa kecil namun tangguh, meraih kemenangan dalam peperangan, dan kini menjadi destinasi menarik, sebuah negara damai dan inovatif.
Mantan Menteri Hukum Israel, Yossi Beilin (Foto: Thanh Binh/VNA) |
Mengenai kebijakan Pembaruan (Đổi Mới) Vietnam sejak tahun 1986, bapak Beilin berpendapat bahwa Vietnam tidak hanya berhasil dalam bidang ekonomi saja, tetapi juga sedang berkembang sebagai perantara kerujukan internasional. Vietnam memiliki kapasitas dan budaya yang sesuai untuk menjadi jembatan penghubung antara negara-negara dan pihak-pihak yang beroposisi.
Dalam hubungan bilateral, Beilin menilai bahwa potensi kerja sama antara Vietnam dan Israel masih sangat besar, bahkan dapat meningkat hingga 10 kali lipat dari kondisi saat ini, mencapai nilai puluhan miliar USD jika pertumbuhan ini terus berlanjut, terutama di bidang-bidang teknologi, kesehatan, dan pertanian berteknologi tinggi.

